Bersama
Jakarta
Maju

Prabowo Gibran

Ariza Hadiri Penyerahan 4.718 Paket Bantuan PAM Jaya kepada Agregator KSBB Pangan

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menghadiri acara Penyerahan 4.718 Paket Bantuan PAM Jaya kepada Lima Agregator Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Pangan di Ruang Pola, Blok G Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Rabu (15/12). Bantuan tersebut diharapkan meringankan beban masyarakat yang tengah berusaha pulih dari dampak pandemi COVID-19.

“Izinkan saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak yang terlibat. Tentu ini sangat dibutuhkan masyarakat Jakarta penerima manfaat yang masih berjuang untuk keluar dari situasi pandemi yang masih berlangsung,” kata Ariza mengawali sambutan.

Dia menjelaskan, berdasarkan data BPS, selama, sektor formal kehilangan 453.295 pekerja dan hanya 259.597 pekerja yang bisa diserap oleh sektor informal. Akibatnya, 193.698 orang kehilangan pekerjaan. Implikasi pandemi bukan saja pengurangan tenaga kerja, tetapi juga mempengaruhi produktivitas pekerja. Sebanyak 1.673.028 pekerja mengalami pengurangan jam kerja.

“Pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 membangkitkan harapan dan optimisme dalam pemulihan perekonomian Jakarta. Sejak pertengahan 2020 sampai dengan triwulan I 2021, perekonomian Jakarta mulai menggeliat, ditandai dengan penyerapan tenaga kerja yang cukup besar terutama pada sektor formal sehingga pengangguran turun signifikan,” sambungnya.

Jakarta mampu menyerap 250 ribu tenaga kerja pada periode Agustus 2020 sampai dengan Februari 2021. Lapangan pekerjaan yang ada menyerap tenaga kerja dari tambahan penduduk usia kerja, perubahan status penduduk yang pada periode sebelumnya menganggur karena COVID-19, dan peralihan penduduk bukan angkatan kerja.

“Saya berharap, kegiatan bermanfaat seperti ini dapat diikuti oleh elemen masyarakat lain untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita, utamanya bagi mereka yang terdampak kesulitan ekonomi, kehilangan pekerjaan karena pemutusan hubungan kerja, usahanya terganggu akibat pandemi. Kiranya, kegiatan hari ini menginspirasi seluruh pihak untuk turut peduli dan ingin berbagi kepada masyarakat,” jelasnya.

Ariza mengucapkan terima kasih kepada para kolaborator dan semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan itu dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya, Priyatno Bambang Hernowo, menjelaskan, melalui KSBB Pangan, PAM Jaya ingin mengoptimalkan peran meringankan beban masyarakat terdampak pandemi. Berbagai hal sudah dilakukan sebelumnya.

“Kami juga mencari bakat dengan mengadakan PAM Jaya Idol untuk mengetahui bakat-bakat di PAM Jaya. Nanti 13 Desember tasyakuran. Sebelumnya kami juga membangun sekitar 170 wastafel di ruang-ruang publik, mengadakan disinfektan, sentra vaksinasi di dua kelurahan di Jakarta Barat,” ungkapnya.

Program KSBB Pangan yang tengah dilaksanakan adalah bentuk komitmen PAM Jaya sebagai salah satu organ Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka mendukung penanganan dampak pandemi di sektor ekonomi.

“Kami dengan lima agregator. ACT, BAZNAS, Dompet Dhuafa, Lazis NU, Lazis Muhammadiyah. Sebanyak 4.718 paket ini untuk Jakarta Barat 500, Jakarta Utara 500, Jakarta Timur 500, Jakarta Pusat 500, Kepulauan Seribu lebih banyak. PAM Jaya berharap ini jadi ikhtiar untuk mengurangi dampak pandemi di sektor ekonomi,” ucapnya. (beritajakarta.id)

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *